Selasa, 24 Maret 2015

it'sall about taste


Morning my friends, banyak yang bertanya tentang produk yang redhand buat. Kenapa harus lukis di kaos langsung? Kenapa tidak di print saja? Khan di print lebih mudah?

My friend,....
It's all about taste.
Redhand ingin memberikan handmade spesial buat teman2 semua ( paint with love judulnya). Sama dengan produk handmade lainnya, kami mengerjakan setiap produk kami dengan sungguh sungguh dan detail. Tidak bijak sepertinya membandingkan antara goresan tangan asli dengan hasil print walaupun hasil print bisa dibuat custom.
Tapi you know, setelah research lama.. Ada perbedaan kaos print dengan product handmade kami :

1. Lukisan tangan punya kekhususan yg tidak bisa disamakan oleh hasil print, tebal halusnya stroke, terangnya warna gambar, ruang bidang gambar (freehand tidak terbatas bidang)
Ada si print yg full, tapi belum bisa di kaos katun. Dan harganya masih mahal^^
2. Namanya lukisan tangan, catnya sangat menempel sehingga dimesin cuci berkali2 juga ga hilang warnanya. Kalau yg print memang sebaiknya di rawat dengan mencuci tangan dan perawatan lainnya.
3. Lukisan tangan di kaos tidak bisa se'kecil2 hasil print karena line gambar pada lukis tangan juga di gores satu persatu dengan kuas. Makanya kami mengoptimalkan goresan tegas sehingga gambar lebih optimal.
4. Walau dibuat satu persatu, tapi harga kaos redhand bisa dibandingkan dengan harga kaos print. Bahkan lebih murah.

Dan lagi lagi, its all about taste. Colek teman2 crafter dan painter lain ah^^

Rabu, 04 Maret 2015

new : kaos lukis karakter favorit

ini update terbaru kaos lukis kami :
 kaos lukis wajah
 lukis wajah
 lukis wajah
 lukis wajah
 lukis kartun kesayangan
 lukis sayur mayur
 lukis wajah
lukis wajah

Rabu, 25 Februari 2015

kaos lukis murah

ini update terbaru kaos lukis red hand

Ayunda shop
Red hand tee-shirt
kaos lukis made by order. sangat cocok buat kado spesial. dilukis 100% handpainted.
berbagai macam ukuran
bahan cotton combed 20s/30s. nyaman buat anak yang berkulit sensitif
Ukuran kaos :
0 = bayi ( L 25cm P34cm )
1 = 1-3,5 tahun ( L32cm P42cm)
2 = 3,5-6 tahun ( L36cm P50cm )
S = L 38cm P58cm
M= L 41cm P63cm
ML(all size) = L44cm P65cm
L= L50cm P69cm
XL= L52cm P71cm
XXL= L56cm P76cm
XXXL= L71cm P77cm
Bisa juga order bahan lain dengan harga menyesuaikan.
Terima lukis sepatu, tas dan barang handmade lainnya
Waktu pengerjaan 3 hari-2 minggu
di ayunda shop
Page fb : https://m.facebook.com/profile.php?id=1583500061862894
Blog : craftunikjogja.blogspot.com
ig :@craftunikjogja
Pinterest griyahipnoterapi

zaim is spiderman

ride a dinosourus

im a singer


Minggu, 22 Februari 2015

kaos lukis berkualitas dan original

beberapa gambar berikut adalah update gambar kaos yang telah dikerjakan oleh kami,.. love these tee shirt.

 gambar muka karikatur

 full sea creature

 gambar ikan

 ini untuk penggemar lele

 gambar muka karikatur

 gurita ochi

 owl totte bag

Lebah

gambar ini semuanya original handpainted. yang mau order silahkan. waktu pengerjaan 3hari- 2 minggu

Sabtu, 14 Februari 2015

Original Handpainted Shirt Plant and zombie

Nah ini baru original design.. Dibuat sendiri oleh crafter ayunda. Dengan cat acrylic yang tahan lama. Kebetulan gambarnya adalah salah satu karakter zombie di plant and zombie game. Untuk design yg lain bisa di preorder lewat chatbox di sini yaa. Contact di wa 085743221665 atau pin bb 51D88286



Jumat, 13 Februari 2015

Homemade Vroomies Speeder

Hm,... teman teman pasti tau kan animasi vroomies ?, animasi tentang mobil mainan yang lucu-lucu banget. sayangnya, bonekanya tidak secepat youtube beredar di Indonesia.
nah, akhirnya dibuatlah homemade vroomies speeder,. bahannya felt, benang, jarum, dacron dan lem.

wow,.. hasilnya bagus loh,... hehehehe


lihat ni, speedernya dimainkan dengan sangat asyik.... selamat bermain ya nak^^
#hipnomotivasi #craft #homemade #preorder #plushie

Kamis, 12 Februari 2015

Hot wheel track handmade

ceritanya waktu kami sekeluarga melihat-lihat di toko mainan, yusuf sangat tertarik dengan salah satu mainan yang lumayan mahilll. walau sangat tertarik, tapi yusuf hanya melihat saja tapi tidak meminta mainan tersebut, hanya pandangannya yang menyimpulkanku kalau dia sangat menyukai mainan tersebut.
namanya hot wheel track, lumayan menguras kantong untuk mainan ini. akhirnya sampai rumah, ayah yusuf membuatkan hot wheel track handmade. n guess what?yusuf sangat senang dengan mainan barunya ini.


pertama- tama kardus bekas dipotong dan di buat seperti menara, lalu kemudian ditempel dengan potongan koran dan robekan koran bekas hasil karya yusuf


kemudian di cat dengan cat minyak

ini adalah foto dari atas


ini foto hot wheel saat dimainkan oleh yusuf



ada tempat parkir mobilnya juga loh


and finally! yusuf bermain sambil belajar,.. yeiy! nggak mahal kok, waktu itu kami hanya menghabiskan rp. 15 ribu untuk lem dan cat, sangat mengirit isi kantong ^^

Selasa, 10 Februari 2015

Life Is A Choice

By : Indah fajarwati,S.Psi., CH.


Assalamualaikum, semoga teman-teman berkenan dengan tulisan saya ini, bila kepanjangan maaf ya. 

Belum pernah saya benar-benar berhadapan dengan situasi asli kalimat ini, sebelum 2 seminggu kemarin. Saya (dulu ) adalah seorang guru TK, 10 tahun berkecimpung dalam dunia pendidikan dengan seluk beluknya, suka dan dukanya. Tempatku mengajar adalah tempat yang full fasilitas, kondusif untuk pengembangan pribadi dan teman-teman yang solid. Tak terbayang dalam benakku meninggalkan sekolahku dalam waktu sesingkat ini. Dulu waktu awal menikah, menjadi guru di sekolah tersebut bagaikan mendapat hadiah pernikahan yang indah. Bagaimana nggak? Untuk ukuran sekolah bonafid yang sulit ditembus oleh pencari kerja, saya salah satu yang beruntung menjadi guru disana. Saat persiapan menikah, saya juga disibukkan oleh tes lamaran kerja, sehingga hari minggu saya mengadakan resepsi pernikahan, keesokan harinya saya langsung bekerja di sana. 

And life’s goes on.... setelah 3,5 tahun saya menunggu. Tahun 2011 saya dan suami dianugrahi bayi kecil yang ganteng ( kata orang-orang siy paras mukanya sangat mirip denganku/eaaaaaa*) dan warna kulitnya ngikut ayahnya. Perpaduan yang sangat pas ^^*. Saya mendapat cuti 3 bulan lamanya untuk mengurus bayi... tidak masalah bagiku waktu itu, toh ada yang momong. Pembantu silih berganti, datang dan pergi.... toh itu juga bukan masalah bagiku karena saya termasuk orang yang beruntung cepat mendapat ganti yang baru. Saya tetap dengan pekerjaanku yang semakin membuatku asyik. Pergi jam 6 pagi dan Pulang jam 3 sore terkadang jam 4 atau jam 5 setelah itu baru bercengkrama dengan anak lanangku. Walaupun kadang kecapean sehingga tidak bisa mengikuti aktifitas motorik kasarnya yang aktif dan penuh keusilan. Sampai dia berumur 2,5 tahun, 2 bulan sebelum lebaran tahun 2014 ini. Si mbok yang sudah 1,8 tahun membantu kami mengurus anakku, resign secara tiba-tiba. Mungkin si mbok mendapatkan informasi pekerjaan yang lebih besar gajinya( menjadi pramugari atau TKW, entahlah ^^ ). 

Secepat mungkin saya mencari pengganti yang baru. Hitungan hari saya sudah mendapatkan si mbok yang baru. Perfect person menurutku saat itu ( janda, blm punya anak, di rumah sendiri ). Fikiran positifku mengatakan bahwa ni mbok, ga bakal sering pulang, fokus dan sayang anak. Untuk masa orientasi, si mbok stand by dulu dirumah uthi sambil belajar dan mengenal anakku. Si mbok ini agak berbeda, umur 35 tahun pinter membaca ( setiap pagi membaca koran), hightech (hp-nan setiap saat dan nonton TV nggak ketinggalan berita), karyawan perusahaan mode-on ( keluar kamar tepat waktu jam 06.00-masuk dan mengunci kamar tepat setelah magrib, ga mau lebih dari itu karena hitungannya harus ada uang lembur wkwkwkwk). Perilakunya menyebabkan kami saling guyon, kata adekku... bila si mbok ini disuruh di depan komputer, mungkin sudah browsing kemana-mana sekedar ngeksis di facebook, upload video narcis di youtube, berkicau di twitter,sekedar sharring foto dan status di instagram dan path. Tidak lupa pula chatting dengan teman-teman asingnya di skype. Aku hanya tertawa renyah saat itu...., kelebihan dan kekurangan ok lah bisa dimaklumi, yang penting sayang anak dan memperhatikan anak lanangku, sudah cukup. Toh, saya juga sudah mencontohkan bagaimana momong setiap pulang sekolah, menjelaskan apa yang boleh dimakan dan tidak boleh dan mengajarkan banyak hal lain plus mengkomunikasikan hal-hal yang perlu di perhatikan dalam momong secara halus. Kondisi anakku yang terus menolak di suapin dan dimandikan oleh si mbok juga ku asumsikan sebagai adaptasi anak terhadap lingkungan barunya. 

Waktu bergulir, selama sebulan sudah banyak laporan dari (beberapa) adikku, uthi, dan juga asisten rumah tangganya uthi. Mulai kekerasan verbal dan fisik ringan terhdap anakku, kualitas pekerjaan yang se adanya dan banyak hal lain. Terlebih lagi, si mbok mengsms para koleganya di desanya dan mengatakan bahwa dia tidak kerasan karena tidak ada fasilitas baginya. Dan itu terus bergulir sehingga akhirnya saya mencoba untuk melihat sendiri, ijin dari sekolah lalu pulang dan melihat bagaimana cara si mbok memperlakukan anakku..... n jderrrrrrrrrrr!! Rontok hatiku sampai-sampai tidak sanggup meneruskan kalimatnya........... Tidak sampai 2 bulan, kubayar penuh gaji si mbok dan secara berat hati ku minta untuk pulang dahulu ke desanya dengan alasan anakku akan ku sekolahkan. End of case.... fikirku. Ternyata tidak berhenti sampai disitu, kondisi waktu itu menjelang lebaran, mulai sulit untuk mendapat asisten baru, apalagi yang cocok di hati dan di kantong hehehehe (maklum sekarang asisten banyak yang jual mahal karena merasa dibutuhkan,tapi nggak semua loh). Oh sudahkah kutuliskan? saya sarjana psikologi, dengan pengalaman menangani kasus perkembangan anak usian dini dan keluarganya selama 10 tahun. Basic tersebut sudah cukup untuk melihat perubahan kondisi psikologis yang terjadi pada anak lanangku. Salah satu perubahannya adalah tantrum setiap malam, ekspresi emosi marah yang meledak-ledak, dan masih banyak perubahan lainnya. 

Dan kondisi ini membuatku me-reload tentang arti kesuksesan dan tujuan hidup. Selama sebulan otak dan fikiranku terus membuat garis silang. Kubaca kembali status orang-orang panutan tentang konsep keluarga dan fitrah seorang ibu, sharring dengan saudara dan teman-teman, baik ibu pekerja ataupun full time mother, membuka update statusnya teman yang sekarang sudah menjadi full time mother di luar negri dan sukses dengan MLMnya ( semoga bu cantik itu membaca ceritaku ini ^^ ) dengan mempertimbangkan kondisi kelasku. Partnerku bekerja yang masih baru dan harus kubimbing, lingkungan sekolah dan teman-temanku yang nyaman, anak-anak didikku yang baru 2 bulan ku bimbing, fasilitas-fasilitas lain yang mendukungku ( insentif, persiapan sertifikasi dll),ketakutan akan stucknya kreativitasku bila tidak bekerja, hilangnya gaji tiap bulannya, orangtua yang pasti marah bila saya resign, dan masa depan yang bagiku masih abu-abu ( secara, fikiranku sudah ter set bergaji untukku sendiri tiap bulannya ^^ ). Dan selama sebulan ( bahkan lebih ), suami bersabar dengan tidak banyak mengeluh untuk bergantian denganku mengurus anak kami selama saya bekerja, padahal tuntutan pekerjaannya sebagai trainer dan terapis mengharuskannya untuk sering keluar kota. Dan banyak job yang beliau lepas demi momong anak kami ( saya dan suami sudah sepakat untuk tidak dulu menyekolahkan anak kami karena kondisi khususnya sehingga untuk sementara lebih baik bersama orang tua dulu di rumah ). Dan mungkin bila saya sampai hari ini tidak mengajukan resign dari sekolah, beliau akan tetap momong. I’m very proud of you my hubb . 

Akhirnya 2 minggu kemarin tepatnya tanggal 18 agustus 2014 saya menyampaikan pengajuan resign dari sekolah. Dan sejak 1 september saya mendapatkan acc cuti diluar tanggungan dari HRD sekolah selama maksimal 2 Tahun ajaran. Saya tidak di acc resign karena sudah berhak mendapatkan cuti di luar tanggungan dengan kondisi khusus. Alhamdulillah. Dalam 3 minggu pula sejak mengajukan resign, ketakutan saya tentang masa depan berangsur hilang. Menjadi stay at home mom menjadi keasyikan tersendiri,. Dengan tetap ada target tentunya. Saya masih punya anak didik 1 anak ^^ yang berangsur-angsur pulih dari kondisi khususnya, tetap dapat gaji secara profesional karena bekerja di lembaga punya suami, tetap berusaha silahturahmi minimal bbm keteman-teman di sekolah, tetap berusaha kreatif dengan membuat prakarya kerjasama dengan anak didik satu inih ^^, orangtua berangsur-angsur memahami kondisi saya, dan insentif? Sertifikasi? Itu hanya bonus mah,... Allah maha kaya sehingga aliran dana tidak hanya dari insentif dan sertifikasi. Saya yakin selama kita berusaha, Allah akan memberikan lebih. Asal jangan stuck saja, terus berusaha berkarya ^^. Thank u Allah. 

Finally, tulisan ini bukan kampanye stay at home mom atau ada unsur lain di balik itu. Saya hanya sekedar berbagi pengalaman, kita tidak akan pernah tahu tentang masa depan, lakukan saja yang terbaik sekarang. dan mungkin ada teman-teman yang mempunyai pengalaman persis seperti saya. Karena sekali lagi Life is a choice ( maaf bila ada kata salah, sudah lama nggak nulis soalnya hehehe. 

PS: Terimakasih sebesar-besarnya kepada si mbok, bila tidak ada dirimu yang pernah hadir dalam kehidupanku, saya nggak akan setenang ini sekarang, Allah memberikanku jawaban dengan hadirnya dirimu,. Untuk anakku, maaf 2,5 tahun ini setiap pagi, siang dan soremu terlewatkan oleh bunda.. yuk kita uyel-uyelan lagi ^^ siap!